Home » FAQ

FAQ

Q: Is it sworn translation service?

A: No, it is not. Sworn translation service requires legal support and validation, and currently we are not in the capacity of obtaining them because of some restrictions.

Q: Is there any way of solving the legal issue of the translation result?

A: Yes, there is. Based on experience, some clients who need translation service of documents for university requirements in foreign countries usually will have what is so called “translator/interpretor statement” which states the translator certification of the translation result (sample of translator’s statement)

Q: Why does the service use word-based rate instead of page-based rate?

A: Word-based rate ignores objects and/or other non-words element in the document that increase the number of page and complicate the calculation of fees and timeline. It also ignores formatting and styles in the source document that eventually will benefit both parties.

______________________________________________________________

Q: Apakah layanan ini adalah penerjemahan tersumpah?

A: Tidak. layanan penerjemahan tersumpah membutuhkan dukungan dan pengesahan secara hukum, dan saat ini kami belum dapat memperolehnya karena beberapa keterbatasan.

Q: Mengapa layanan ini menggunakan tarif berbasis kata dan bukan berbasis halaman?

A: Tarif berbasis kata mengabaikan obyek dan/atau elemen-elemen selain kata di dalam dokumen yang dapat menambah jumlah halaman dan memperumit perhitungan biaya dan waktu pengerjaan. Sistem ini juga mengabaikan formatting dan style di dalam dokumen sumber yang pada akhirnya akan menguntungkan keduabelah pihak.

Q: Apakah ada cara untuk mengatasi persoalan legal atas hasil terjemahan?

A: Ya. Berdasarkan pengalaman, beberapa klien yang membutuhkan layanan penerjemahan dokumen untuk persyaratan universitas di luar negeri biasanya diberikan “translator/interpretor statement” yang menyatakan tentang kebenaran hasil terjemahan tersebut (sample of translator’s statement)